Konvoi Kelulusan di Magetan Makan Korban!

MAGETAN (kerenznews) - Gusti Bagus Yulianto siswa SMK Yosonegoro, Magetan, peserta konvoi kelulusan dengan mengendarai motor yang ugal-ugalan harus kehilangan nyawanya. Insiden ini juga menewaskan nyawa Paiman, warga setempat yang terlibat dalam kecelakaan. Keduanya, meninggal saat dalam perawatan RSUD dr Sayidiman,Magetan, Rabu (3/5/2017).

Menurut saksi bernama Wawan Jibus, Kecelakaan itu bermula saat konvoi kelulusan sekolah diikuti puluhan motor mayoritas berboncengan laki-laki perempuan melintas di Jalan Raya Bangsri, Plaosan dengan kecepatan tinggi diwarnai aktrasi angkat ban depan.

"Mereka memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sambil beraksi freestyle (angkat ban depan). Tiba-tiba saya dengar brak dan motor sudah kocar kacir, begitu juga pengendaranya,"ujar Wawan Jibus, Rabu (3/5-2017).

Menurut Wawan, konvoi itu berjalan dari arah Timur ke Plaosan sedang korban Paiman dari arah Barat ke Timur.

Bagus Gusti Yulianto anak warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Kecamatan Magetan menaiki motor sport dengan plat nomor polisi AE 4247 RO sedang Paiman mengendarai motor matik AE 2298 PS.

"Anak sekolah yang konvoi dan menabrak petani itu saya lihat berboncengan dengan siswi, saat tabrakan terjadi dan kedua pengendara luka parah, siswi itu juga luka luka, tapi tidak jelas dia (siswi dibonceng Bagus) pergi tanpa diketahui warga. Begitu juga teman-teman konvoi yang lain, semua pergi begitu saja,"kata Wawan Jibus, saksi mata yang menolong kedua korban.

Paiman korban meninggal warga Dukuh Tonggoiro, Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan menaiki motor tanpa helm, karena sedang mengirim makanan untuk pekerja di sawah.

"Yang naik motor matik berjalan pelan dan sudah ditepi jalan, anak sekolah yang konvoi itu berjalan di sisi kanan dengan kecepatan tinggi. Makanya saat tabrakan terjadi, motornya sampai nabrak pohon setelah menabrak motor petani,"jelas Wawan.

Makanya, lanjutnya, keduanya luka parah di kepala, dan Bagus anak SMK Yosonegoro luka di kaki dan tangannya patah, serta dari kepalanya mengucur terus darah segar.

"Pak Paiman lebih banyak luka di kepala dan matanya. Banyak lubang terlihat di kepalanya dan sudah tidak sadarkan diri. Sedang anak sekolahnya masih bisa bangun dan menepi sendiri, meski dari kepalanya darah segar mengucur terus,"kata penambal ban berambut gondrong ini.

Informasi dari pihak SMK Yosonegoro, korban Gusti masih duduk di kelas XI. Ia hanya ikut-ikutan konvoi dengan teman-teman kakak kelasnya untuk merayakan kelulusan. Orangtua Gusti tersebut histeris saat mengetahui putranya tewas dalam kecelakaan lalu lintas. Kedua jenazah lalu diserahlan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kanit Laka Polres Magetan Ipda Yudi Wiyanto yang dikonfirmasi kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) itu akibat peserta konvoi berjalan ugal ugalan.

"Kita masih akan cek kecepatan Bagus yang diduga penyebab Laka Lantas hingga menyebabkan dua meninggal dunia," kata Yudi. (Bow)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Konvoi Kelulusan di Magetan Makan Korban!"

Posting Komentar