Polisi Beberkan Alasan Sopir Mobil Yang Ditembaki Polisi Terobos Razia

(kerenznews) - Insiden penembakan yang dilakukan Brigadir K terhadap sebuah mobil yang menerobos razia di Jalan HM Soeharto Kelurahan Simpang Periuk, Lubuklinggau, Selasa (18/4) berujung maut. Pasalnya satu orang di dalam mobil tewas dan lima lainnya menderita luka tembak.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto berkata bahwa dari keterangan korban, mereka sengaja menerobos razia lantaran nomor polisi BG 1488 ON yang digunakan di mobil sedan tersebut palsu.

“(Nomor polisi) Hanya tempelan. Itu alasan mereka lari (dari razia). Mobil itu dari Jakarta milik salah satu yayasan. STNK dan pajaknya juga mati. Pengemudi juga tidak punya SIM,” ungkap Rikwanto.

Sehingga diduga kuat hal itu yang menjadi alasan korban nekat terobos razia.

Saat ini, kata Rikwanto, Brigadir K tengah menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumsel. Diduga kuat dia tidak tepat menilai saat melancarkan tembakan menggunakan senjata api jeni SS1 V-2 tersebut. Apalagi kondisinya korban diketahui tidak mengancam nyawa dari Brigadir .

"Masih ada waktu (Brigadir K) menilai ancaman ada atau tidak. Kalau kita teliti detail  ancaman belum muncul. Patut diduga dia (Brigadir K) belum berhak melakukan penembakan itu," kata Rikwanto.

Diketahui bahwa korban tewas bernama Surini (50). Dia tewas lantaran lima peluru menerjang paha kiri, perut sebelah kiri, dan tiga peluru merobek bagian bawah payudara sebelah kanan. (Bow)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polisi Beberkan Alasan Sopir Mobil Yang Ditembaki Polisi Terobos Razia"

Posting Komentar