Korut Ancam As

PYONGYANG (kerenznews) - Media Korea Utara, Selasa (11/4), mengancam akan menyerang Amerika Serikat jika ada tanda serangan dari mereka. Tentara AS disebut telah memasuki wilayah Pasific Barat.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam cuitannya, Korea Utara "mencari masalah" dan AS harus menyelesaikan masalah itu, baik dengan bantuan Cina maupun tidak.

Tensi meningkat tajam di Semenanjung Korea menyusul rencana Korea Utara akan melakukan uji coba nuklir keenam kalinya.

Washington mengatakan, AS telah mengalihkan pesawat tempur mereka ke arah semenanjung Korea untuk unjuk kekuatan. Para pejabat AS menekankan sanksi yang kuat bisa dilakukan untuk menekan Korea Utara menghentikan program nuklirnya. Serangan terakhir di Suriah harusnya bisa menjadi peringatan bagi petinggi Kore Utara.

Korea Utara mengatakan, program tersebut merupakan persiapan respons terhadap serangan AS.

"Tentara revolusioner kami yang kuat selalu mengawasi gerak-gerik elemen musuh dengan radar nuklir, fokus pada basis serangan AS. Tak hanya di Korea Selatan dan wilayah operasi pasifik, tapi juga di wilayah AS," kata pejabat koran Rodong Sinmun.

Juru Bicara Gedung Putih, Sean Spicer mengatakan, Trump telah menyatakan dengan jelas bahwa Trump tidak akan menoleransi tindakan, kecuali Korut menghentikan ancaman serangan nuklirnya.

"Menurut saya tidak ada bukti bahwa Korea Utara memiliki kapasitas itu saat ini. Sangat aneh mengancam dengan sesuatu yang anda tidak punya kapasitas." kata juru bicara Gedung Putih.

Seperti diketahui, Korut telah melakukan lima kali uji coba nuklir. Dua di antaranya diluncurkan tahun lalu. Saat ini Korea Utara sedang merencanakan pengembangan senjata nuklir yang bisa mencapai AS. (Bow)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Korut Ancam As"

Posting Komentar