Dua Anak Polisi Tergilas Truk TNI

CIREBON (kerenznews) - Kapolres Cirebon Kota, AKBP Adi Vivid Agusetiadi Bachtiar meminta sopir angkutan umum (angkutan kota/angkot) yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas yang menewaskan salah satu anak polisi di Jalan Pangeran Diponegoro, Kesenden, Kota Cirebon, segera menyerahkan diri ke polisi.

“Sampai sekarang sopir mobil angkutan umum masih melarikan diri. Saya minta agar sang sopir segera menyerahkan diri,” kata Adi.

Laka lantas itu sendiri memakan korban yakni dua anak anggota Propam Polres Cirebon Kota, Aiptu Masri. Mereka adalah Srina Agung Sukmariti (18) dan Safitri (14). Srina meninggal dunia di tempat kejadian. Sedangkan adiknya, Safitri kritis, mengalami luka di kepala.

Peristiwa itu berawal saat kedua korban dengan sepeda motornya melaju dari arah Timur Jalan Samadikun menuju ke arah Barat. Namun, saat melintas di Jalan Pangeran Diponegoro, korban diduga tersenggol angkot. Korban yang tadinya berada di sebelah kiri jatuh ke sebelah kanan. Secara bersamaan dari arah yang berlawanan ada dua truk dinas arhanduse melaju. Truk pertama berhasil menghindari korban, namun truk yang kedua tidak bisa menghindari korban hingga truk tersebut menggilas korban.

Dugaan sementara, kata Adi, korban terjatuh karena disenggol mobil angkot. Pasalnya, jalan di sekitar tempat kejadian tidak ada yang rusak.

“Di TKP, kami tidak melihat kerusakan jalan. Jadi kemungkin yang pertama adalah adanya senggolan antara sepeda motor dengan angkot,” ujarnya.

Adi menuturkan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

“Kami semaksimal mungkin masih mencari penyebabnya. Apakah memang benar tersenggol angkot atau ada penyebab lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, orang tua korban, Aiptu Masri masih shock atas musibah yang menimpanya dan masih enggan untuk dikonfirmasi. (Bow)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dua Anak Polisi Tergilas Truk TNI"

Posting Komentar